Lolo Zouaï – High Highs To Low Lows
Tentang Penyanyi
Lolo Zouaï adalah penyanyi
dan penulis lagu Prancis-Amerika yang dikenal dengan perpaduan R&B, pop,
hip-hop, serta pengaruh budaya Prancis dan Amerika dalam musiknya.
Salah satu karakter yang
menarik dari karya Lolo Zouaï adalah kemampuannya menceritakan kehidupan secara
cukup personal tanpa selalu membuatnya terdengar terlalu serius.
Ada sisi glamor, percaya
diri, sensual, tetapi di baliknya sering muncul cerita tentang perjuangan,
hubungan, identitas, keluarga, dan pencarian diri.
“High Highs To Low Lows”
memperlihatkan sisi tersebut dengan cukup jelas.
Di satu sisi ada mimpi
tentang uang, Los Angeles, berlian, dan kehidupan yang lebih baik.
Di sisi lain ada upah
minimum, barang murah, hubungan yang gagal, kesepian, dan kondisi emosional
yang tidak baik.
Tentang Lagu
“High Highs To Low Lows”
secara sederhana berarti naik sangat tinggi lalu jatuh sangat rendah.
Tetapi menurut gue, lagu
ini bukan hanya tentang perubahan mood.
Lagu ini menggambarkan
kehidupan seseorang yang berada di antara ambisi besar dan kenyataan hidup
yang keras.
Narator punya mimpi.
Dia ingin mendapatkan
penghasilan yang lebih baik.
Dia ingin keluar dari
kondisi finansial yang terbatas.
Ada orang-orang yang
menawarkan mimpi besar kepadanya.
Bahkan ada bayangan
kehidupan mewah di Los Angeles.
Namun realitas yang dia
jalani masih jauh dari gambaran tersebut.
Barang yang terlihat
seperti mahal ternyata murah.
Pakaian yang terlihat
mewah ternyata hanya barang dengan harga sangat rendah.
Dan di balik semua usaha
untuk terlihat baik-baik saja, dia mengakui:
“I'm not okay these days.”
Jadi lagu ini seperti
perjalanan antara apa yang terlihat dari luar dan apa yang sebenarnya
terjadi di dalam.
Makna / Interpretasi Lagu
Menurut interpretasi gue,
“High Highs To Low Lows” adalah lagu tentang ketidakstabilan hidup ketika
seseorang sedang berusaha mengubah nasibnya.
Ada saat ketika semuanya
terasa mungkin.
Mimpi terasa dekat.
Ada orang yang menawarkan
kesempatan.
Ada gambaran tentang
kehidupan yang lebih baik.
Tetapi kemudian semuanya
bisa jatuh lagi.
Uang belum datang.
Kesempatan tidak berjalan
sesuai harapan.
Hubungan berakhir tanpa
penjelasan.
Orang yang sebelumnya
ingin “menyelamatkan” tiba-tiba menghilang.
Karena itu, istilah “high
highs to low lows” terasa seperti gambaran kehidupan yang tidak linear.
Kita bisa merasa sangat
yakin hari ini.
Besok bisa merasa gagal
total.
Hari ini kita punya
harapan.
Besok kita bahkan tidak
tahu harus mulai dari mana.
Dan pada akhirnya, lagu
ini mencoba menerima kenyataan bahwa naik dan turun tersebut memang bagian dari
kehidupan.
Tema yang Dibahas
Mimpi Besar di Tengah
Keterbatasan
Narator jelas memiliki
ambisi.
Dia tidak ingin selamanya
mendapatkan upah minimum.
Dia ingin mendapatkan
penghasilan yang lebih besar.
Ada keinginan untuk
memiliki berlian, uang, dan kehidupan yang lebih nyaman.
Menurut gue, ini bukan
sekadar materialisme.
Uang di sini bisa menjadi
simbol keinginan untuk keluar dari keterbatasan.
Ketika seseorang hidup
dalam kondisi pas-pasan, keinginan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik
sangat manusiawi.
Masalahnya, perjalanan
menuju kehidupan tersebut tidak selalu semudah yang terlihat.
Citra Mewah vs Kenyataan
Salah satu bagian yang
paling menarik adalah gambaran tentang barang yang terlihat mewah tetapi
sebenarnya murah.
Ini seperti kritik kecil
terhadap penampilan dan persepsi sosial.
Orang lain mungkin mengira
seseorang memakai barang mahal.
Padahal kenyataannya tidak
demikian.
Dan menurut gue, hal ini
bisa diperluas ke kehidupan secara keseluruhan.
Kita sering hanya melihat
“gold” yang ditampilkan seseorang.
Kita tidak melihat bagian
yang masih berupa perjuangan.
Seseorang bisa terlihat
sukses di media sosial, tetapi sebenarnya masih berjuang membayar kebutuhan
sehari-hari.
Seseorang bisa terlihat
bahagia, tetapi sebenarnya sedang mengalami masa yang sangat berat.
Mimpi yang Dijual oleh
Orang Lain
Ada seseorang yang datang
dengan tawaran bantuan dan mimpi.
Dia ingin membawa narator
ke Los Angeles.
Dia menawarkan sesuatu
yang terlihat seperti kesempatan besar.
Narator akhirnya mengambil
kesempatan tersebut.
Tetapi penggunaan kata “dreams
you wanna sell me” membuatnya terdengar seperti sebuah tawaran yang harus
dipertanyakan.
Karena tidak semua mimpi
yang ditawarkan kepada kita benar-benar menjadi milik kita.
Kadang orang menjual mimpi
karena mereka tahu kita sedang haus akan perubahan.
Dan ketika kita sedang
berada dalam kondisi sulit, tawaran apa pun yang terlihat seperti jalan keluar
bisa terasa sangat menarik.
Keinginan untuk Diakui
Berlian dan angka nol
dalam rekening bukan hanya soal barang mewah.
Menurut gue, itu juga
berkaitan dengan validasi.
Ada keinginan untuk
membuktikan:
“Gue berhasil.”
Setelah lama hidup dengan
keterbatasan, memiliki sesuatu yang menunjukkan keberhasilan bisa terasa
seperti pembuktian terhadap diri sendiri dan orang lain.
Namun lagu ini juga
menunjukkan bahwa pencapaian tersebut belum tentu datang ketika kita
menginginkannya.
Dia menginginkan berlian,
tetapi belum menemukannya.
Dia menginginkan angka nol
di rekening, tetapi belum memilikinya.
Jadi ambisi dan kenyataan
masih berjarak.
Kehilangan dan Keheningan
Salah satu bagian yang
cukup emosional adalah ketika narator mengatakan bahwa satu-satunya hal yang
dia dapatkan dari seseorang adalah silence.
Tidak ada penjelasan.
Tidak ada kabar.
Tidak ada kepastian.
Dan menurut gue, diam
seperti ini terkadang lebih menyakitkan daripada penolakan.
Kalau seseorang mengatakan
“tidak”, kita tahu jawabannya.
Tetapi ketika seseorang
menghilang, kita terus bertanya:
“Kenapa?”
“Gue salah apa?”
“Dia masih peduli nggak?”
Ketidakjelasan bisa
membuat seseorang terjebak dalam pikirannya sendiri.
“I'm Not Okay These Days”
Menurut gue, ini salah
satu bagian paling jujur dalam lagu.
Setelah semua gambaran
tentang mimpi, uang, dan kehidupan glamor, narator akhirnya mengakui bahwa
dirinya sedang tidak baik-baik saja.
Kalimat ini seperti
membuka topeng.
Karena selama ini kita
melihat seseorang yang terus bergerak dan mengejar sesuatu.
Tetapi ternyata di dalam
dirinya ada kelelahan.
Ada sakit hati.
Ada kesepian.
Dan mungkin ada
kebingungan mengenai ke mana hidupnya akan berjalan.
Sulit Mengungkapkan
Perasaan
Ada bagian berbahasa
Prancis yang secara makna menunjukkan bahwa narator mengalami kesulitan untuk
mengekspresikan dirinya, tetapi tetap berusaha.
Menurut gue, ini penting.
Karena tidak semua orang
mampu menjelaskan apa yang sedang mereka rasakan.
Kadang kita tahu bahwa
kita sedang sakit.
Tetapi ketika ditanya:
“Kenapa?”
kita tidak tahu harus
menjawab apa.
Bukan karena tidak ada
masalah.
Justru karena masalahnya
terlalu banyak untuk dijelaskan.
Merasa Ditinggalkan Saat
Jatuh
Salah satu gambaran paling
menyakitkan adalah ketika narator mengatakan bahwa dirinya sendirian ketika
jatuh.
Lalu muncul pertanyaan:
“Where did you go?”
Ini menunjukkan bahwa
seseorang mungkin hadir ketika keadaan sedang baik.
Tetapi ketika keadaan
memburuk, orang tersebut menghilang.
Dan pengalaman seperti itu
bisa membuat kita mempertanyakan arti sebuah hubungan.
Apakah orang tersebut
benar-benar peduli kepada kita?
Atau hanya tertarik ketika
kita sedang berada dalam kondisi yang menyenangkan?
Naik dan Turun adalah
Bagian dari Hidup
Bagian akhir lagu
memberikan perspektif yang lebih dewasa.
Hidup memang penuh dengan highs
and lows.
Ada masa ketika kita
merasa berada di atas.
Ada masa ketika kita
merasa benar-benar jatuh.
Dan justru tanpa adanya
titik rendah, titik tinggi mungkin tidak akan terasa berarti.
Menurut gue, ini bukan
berarti kita harus mensyukuri penderitaan.
Bukan juga berarti semua
kesulitan pasti memiliki alasan yang indah.
Tetapi pengalaman buruk
bisa mengubah cara kita memahami pengalaman baik.
Kita belajar menghargai
ketenangan setelah melewati kekacauan.
Kita belajar menghargai
keberhasilan setelah tahu rasanya gagal.
Pendapat / Analisis
Menurut gue, “High Highs
To Low Lows” sebenarnya bukan lagu tentang orang yang gagal.
Justru gue melihatnya
sebagai lagu tentang seseorang yang sedang berusaha keras untuk berhasil
tetapi belum sampai di tempat yang dia inginkan.
Dan menurut gue, perbedaan
itu penting.
Karena kadang kita terlalu
cepat menyebut diri sendiri gagal hanya karena hasilnya belum sesuai harapan.
Padahal bisa saja kita
memang sedang berada di fase proses.
Gue suka banget bagian
tentang barang yang terlihat seperti mahal padahal sebenarnya murah.
Karena menurut gue, itu
seperti gambaran kehidupan secara keseluruhan.
Kita sering melihat orang
lain dari apa yang mereka tampilkan.
Kita melihat pakaian.
Mobil.
Rumah.
Liburan.
Karier.
Angka followers.
Tetapi kita nggak pernah
tahu berapa banyak hal yang sebenarnya mereka korbankan untuk sampai ke sana.
Dan bahkan orang yang
terlihat sukses pun bisa sedang mengalami low lows.
Menurut gue, bagian yang
paling menyakitkan justru bukan soal uang.
Tetapi ketika narator
mengatakan bahwa dia sendirian ketika jatuh.
Karena saat kita gagal,
yang paling kita butuhkan sebenarnya bukan seseorang yang mengatakan:
“Gue bisa menyelesaikan
masalah lo.”
Kadang kita cuma
membutuhkan seseorang yang tetap ada.
Seseorang yang berkata:
“Gue tahu lo lagi jatuh.
Gue di sini.”
Dan ketika orang tersebut
justru menghilang, rasa jatuhnya menjadi lebih dalam.
Gue juga melihat lagu ini
sebagai pengingat bahwa hidup memang nggak pernah benar-benar stabil.
Kita bisa punya hari yang
luar biasa.
Lalu beberapa minggu
kemudian semuanya berantakan.
Kita bisa merasa sangat
percaya diri.
Kemudian tiba-tiba
mempertanyakan semua keputusan hidup.
Itu bukan berarti kita
mundur.
Itu berarti kita manusia.
Buat gue, bagian terakhir
lagu justru memberikan kesimpulan paling dewasa:
tanpa “low”, kita mungkin
tidak akan benar-benar memahami arti “high”.
Tapi gue juga nggak ingin
mengartikan itu sebagai alasan untuk meromantisasi penderitaan.
Kalau sedang berada di
titik rendah, kita tetap boleh berharap untuk keluar.
Kita tetap boleh mencari
bantuan.
Kita tetap boleh bilang:
“Gue nggak baik-baik
saja.”
Karena menerima bahwa
hidup punya naik-turun bukan berarti kita harus menyerah pada titik rendah.
Kita tetap bisa berusaha
naik lagi.
Dan mungkin itulah inti
lagu ini menurut gue:
hidup bukan tentang selalu
berada di atas. Hidup adalah tentang tetap mengenali diri sendiri ketika sedang
berada di bawah, lalu perlahan mencari jalan untuk naik lagi.
Fakta Lagu yang Relevan
“High Highs To Low Lows”
merupakan lagu Lolo Zouaï yang kuat dalam penggunaan dua bahasa, terutama
bahasa Inggris dan Prancis.
Judulnya mengambil gagasan
dari ungkapan “des hauts et des bas”, yang berarti kurang lebih “pasang
surut” atau “naik dan turun.”
Konsep tersebut menjadi
benang merah lagu dari awal hingga akhir.
Lagu ini juga menggunakan
kontras antara simbol kemewahan seperti emas, berlian, dan Los Angeles dengan
realitas seperti upah minimum, barang murah, kesepian, dan patah hati.
Kontras tersebut membuat
tema lagu tidak hanya berkaitan dengan kondisi finansial, tetapi juga dengan
perbedaan antara apa yang terlihat dari luar dan apa yang sebenarnya
dirasakan seseorang.
Lirik Lagu
[Intro]
(des hauts et des bas) x2
High highs to low lows
Yeah
High highs to low lows
[Chorus]
I go from high highs to low lows (des hauts et des bas)
High highs to low lows (des hauts et des bas)
Yeah yeah
[Verse 1]
I can’t say I’ve been doing okay, I’ve been doing okay
(ouais ouais ok)
And I can’t wait to really get paid not just minimum wage
(ouais ouais je sais)
Yeah
Fake gold on my hoops, real rips on my pants
They think it’s all gucci but it’s 99 cents
I swear
Yeah yeah
I swear
[Pre-chorus]
Ooh you wanna help me
Ooh you wanna fly me out to L.A
Dreams you wanna sell me
I took a bite that’s a gold plate, a gold plate
[Chorus]
I go from high highs to low lows
High highs to low lows
I go from high highs to low lows (des hauts et des bas)
High highs to low lows (des hauts et des bas)
[Verse 2]
Real diamonds, I want ’em but I can’t find them
Timing, he said it’s just bad timing
Lying, all I got from you was silence
No gold on my neck
No 0’s on my check
I swear, I swear
[Pre-chorus]
Ooh you wanna help me
Ooh you wanna fly me out to L.A
Dreams you wanna sell me
I took a bite that’s a gold plate, a gold plate
[Chorus]
I go from high highs to low lows
High highs to low lows
I go from high highs to low lows (des hauts et des bas)
High highs to low lows (des hauts et des bas)
[Verse 3]
I’m not okay these days
Dreams come and go, I stay
J’ai du mal à m’exprimer mais j’essaye
I was alone when I fell
Where did you go? Pas de nouvelle
J’ai beaucoup de mal de coeur, mal de coeur
[Bridge]
Save me, now you wanna save me
Save me, now you wanna save me
[Chorus]
I go from high highs to low lows
High highs to low lows
I go from high highs to low lows (des hauts et des bas)
High highs to low lows (des hauts et des bas)
[Outro]
Tu sais, la vie est pleine de hauts et de bas
Mais sans les bas, les hauts ne veulent rien dire
Tentang Pensil Karyaku
Pensil Karyaku hadir untuk membahas
makna, pesan, dan cerita di balik berbagai lagu yang mungkin sering kita
dengarkan, tetapi belum tentu kita pahami lebih dalam.
Lewat setiap tulisan, kita
mencoba melihat sebuah lagu bukan hanya dari melodinya, tetapi juga dari
cerita, pengalaman, pesan sosial, kehidupan, dan perasaan yang mungkin
terkandung di dalamnya.
Karena terkadang, satu
lagu bisa memiliki makna yang berbeda bagi setiap orang.
Yuk, Ikut Berdiskusi
Menurut kalian, “High
Highs To Low Lows” lebih banyak bercerita tentang perjuangan finansial,
patah hati, atau naik-turunnya kehidupan secara keseluruhan?
Pernah nggak kalian berada
di fase ketika hidup terasa sangat baik, lalu tiba-tiba semuanya jatuh
bersamaan?
Dan menurut kalian, apakah
pengalaman buruk memang membuat kita lebih menghargai saat-saat bahagia, atau
justru ada penderitaan yang tidak perlu kita romantisasi?
Tulis pendapat kalian di
kolom komentar. Karena mungkin, setiap orang punya versi “high highs” dan
“low lows” masing-masing.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar