Selasa, 31 Maret 2020

Makna Lagu Powfu – Death Bed (feat. beabadoobee)


“Don’t Stay Awake For Too Long” Powfu - Death Bed  ft. Beabadoobee [Terjemahan]


Artist           : Powfu, Beabadoobee
Title            : Death Bed
Lyricist         : Beabadoobee, Pig (Oscar Lang) & Otterpop
Produced       : Otterpop
Released        : 09 Februari 2019
Album           : Some Boring Love Stories, Pt 2 (2019)

Tentang Penyanyi

Powfu adalah rapper dan penyanyi asal Amerika Serikat yang dikenal dengan gaya musik yang memadukan hip-hop, lo-fi, bedroom pop, dan nuansa emosional yang sederhana. Musiknya banyak menggunakan cerita personal, hubungan, kesepian, kecemasan, dan pengalaman hidup sebagai bahan utama.

Salah satu lagu yang paling dikenal dari Powfu adalah “Death Bed (Coffee for Your Head)”, yang menampilkan vokal beabadoobee. Lagu ini menjadi sangat populer karena berhasil menggabungkan musik yang terdengar santai dengan cerita yang sebenarnya cukup berat tentang seseorang yang sedang menghadapi akhir hidupnya.

Sementara itu, beabadoobee dikenal dengan karakter vokalnya yang lembut dan gaya musik yang dekat dengan indie pop, bedroom pop, serta alternative rock. Kehadiran vokalnya dalam lagu ini memberikan kontras yang menarik terhadap tema kematian dan kehilangan.


Tentang Lagu

“Death Bed (Coffee for Your Head)” bercerita dari sudut pandang seseorang yang merasa bahwa hidupnya akan segera berakhir.

Yang membuat lagu ini terasa emosional adalah cara ceritanya disampaikan. Lagu ini tidak hanya berbicara mengenai kematian secara langsung, tetapi juga membicarakan hal-hal sederhana yang justru membuat kehidupan terasa berharga.

Ada kenangan bersama orang yang dicintai, membayangkan masa depan yang tidak sempat dijalani, rasa bersalah karena merasa belum menjadi orang yang sempurna, sampai keinginan agar orang yang ditinggalkan tetap bisa melanjutkan hidup.

Judul dan bagian tentang kopi juga menarik. Kopi biasanya identik dengan pagi, aktivitas, dan awal dari sebuah hari. Namun dalam konteks lagu ini, kopi justru muncul ketika seseorang sedang menghadapi kemungkinan bahwa dirinya tidak akan memiliki banyak hari lagi.

Hal sederhana tersebut membuat lagu terasa semakin manusiawi.


Makna / Interpretasi Lagu

Menurut interpretasi gue, “Death Bed” adalah lagu tentang seseorang yang sedang berdamai dengan kenyataan bahwa waktunya mungkin sudah tidak banyak, tetapi masih sangat mencintai orang yang harus ia tinggalkan.

Hal yang paling menyakitkan bukan hanya tentang kematian.

Yang lebih menyakitkan adalah mengetahui bahwa ada begitu banyak masa depan yang tidak akan bisa ia jalani.

Ia membayangkan pernikahan, keluarga, anak, dan kehidupan bersama orang yang dicintainya. Semua itu seharusnya menjadi bagian dari perjalanan mereka, tetapi sekarang hanya bisa dibayangkan.

Di sinilah lagu ini terasa sangat emosional.

Karena terkadang yang paling menakutkan dari kehilangan bukan hanya kehilangan seseorang, tetapi kehilangan masa depan yang seharusnya terjadi bersama orang tersebut.

Ada juga rasa bersalah yang cukup kuat. Tokoh dalam lagu merasa dirinya tidak sempurna dan bahkan mempertanyakan apakah apa yang terjadi merupakan sesuatu yang pantas ia terima.

Namun di sisi lain, dia tetap bersyukur.

Walaupun hidupnya terasa singkat, dia merasa telah mendapatkan banyak hal baik, terutama karena pernah memiliki seseorang yang sangat berarti.

Menurut gue, ini membuat lagu tersebut bukan sekadar lagu tentang kematian.

Ini juga merupakan lagu tentang menghargai kehidupan yang sudah dijalani.


Tema yang Dibahas

Kematian dan Ketakutan Menghadapinya

Tema paling jelas tentu saja adalah kematian.

Tokoh dalam lagu tidak ingin tertidur karena tidur seolah-olah semakin mendekatkannya kepada akhir hidup. Ada rasa takut terhadap apa yang akan terjadi setelah semuanya berakhir.

Namun ketakutan tersebut tidak digambarkan secara berlebihan.

Justru terasa seperti seseorang yang sedang mencoba menerima sesuatu yang sebenarnya tidak ingin dia terima.

Masa Depan yang Tidak Bisa Dijalani

Salah satu bagian paling menyakitkan adalah ketika tokoh membayangkan masa depan yang tidak akan pernah dia lihat.

Dia masih muda.

Masih ada banyak hal yang sebenarnya ingin dilakukan.

Menikah, memiliki keluarga, melihat anak tumbuh, dan menjalani kehidupan bersama orang yang dicintai.

Tetapi semua rencana tersebut berhenti menjadi kenyataan dan hanya tersisa sebagai bayangan.

Ini mengingatkan kita bahwa terkadang kita terlalu sibuk merencanakan masa depan sampai lupa bahwa kesempatan untuk menjalani masa depan itu sendiri tidak pernah benar-benar bisa dijamin.

Cinta yang Rela Melepaskan

Ada sisi cinta yang cukup dewasa dalam lagu ini.

Tokoh tersebut tahu bahwa dirinya akan pergi. Karena itu, dia justru berharap orang yang dicintainya suatu hari bisa menemukan orang lain.

Padahal secara emosional, dia tentu ingin tetap bersama orang tersebut.

Namun dia tahu bahwa setelah dirinya tidak ada, kehidupan harus terus berjalan.

Menurut gue, ini adalah bentuk cinta yang sangat menyakitkan:

mencintai seseorang sambil mempersiapkan diri untuk tidak lagi menjadi bagian dari hidupnya.

Kenangan sebagai Bentuk Keabadian

Lagu ini juga banyak membawa kita ke masa lalu.

Kenangan tentang berjalan bersama, membuat video-video konyol, bermain, berpelukan, tidur bersama, pergi ke gereja, dan menonton film.

Tidak ada sesuatu yang luar biasa dari aktivitas tersebut.

Justru itulah poinnya.

Kenangan yang paling berharga sering kali berasal dari hal-hal yang kelihatannya biasa saja ketika kita sedang menjalaninya.

Setelah seseorang pergi, hal sederhana seperti jalan-jalan di taman atau menonton film bersama bisa berubah menjadi sesuatu yang sangat berarti.

Rasa Bersalah dan Penyesalan

Tokoh dalam lagu juga merasa bahwa dirinya tidak sempurna.

Dia mencoba melakukan yang terbaik, tetapi tetap merasa memiliki kekurangan.

Ini menunjukkan sisi manusiawi dari karakter dalam lagu.

Ketika seseorang menghadapi akhir hidup, mungkin yang muncul bukan hanya ketakutan terhadap kematian, tetapi juga pertanyaan:

“Apakah gue sudah menjalani hidup dengan cukup baik?”

Pertanyaan seperti itu bisa menjadi sangat berat ketika waktu terasa semakin sedikit.

Kehilangan yang Harus Diterima Orang yang Ditinggalkan

Lagu ini juga sebenarnya tidak hanya berbicara tentang orang yang akan meninggal.

Ada cerita tentang orang yang harus tetap hidup setelah kehilangan tersebut.

Tokoh utama sadar bahwa orang yang dicintainya nantinya akan sendirian.

Dan justru karena itu, dia merasa sedih.

Ini menarik karena sudut pandangnya bukan hanya:

“Gue takut mati.”

Tetapi lebih kepada:

“Gue takut lo harus hidup tanpa gue.”

Menurut gue, perbedaan ini membuat emosinya jauh lebih dalam.


Pendapat / Analisis

Menurut gue, “Death Bed” terasa menyakitkan karena lagu ini membicarakan kematian melalui hal-hal yang sangat sederhana.

Bukan tentang adegan dramatis.

Bukan tentang sesuatu yang besar.

Justru tentang kopi, jalan-jalan, video konyol, pelukan, menonton film, dan rutinitas kecil bersama seseorang.

Dan dari situ gue melihat satu pesan yang cukup kuat:

hal-hal yang sekarang terasa biasa bisa menjadi kenangan paling berharga ketika orang yang melakukannya bersama kita sudah tidak ada.

Ada satu hal lain yang menurut gue menarik.

Tokoh dalam lagu sebenarnya belum siap pergi.

Dia masih ingin hidup.

Masih ingin melihat masa depan.

Masih ingin menikah dan punya keluarga.

Masih ingin menjalani kehidupan bersama orang yang dicintainya.

Jadi menerima kematian di sini bukan berarti dia tidak takut.

Justru sebaliknya.

Dia takut karena masih punya banyak hal yang ingin dilakukan.

Menurut gue, bagian paling emosional dari lagu ini adalah ketika dia mulai memikirkan kehidupan orang yang ditinggalkan.

Dia tahu dirinya akan kehilangan masa depan bersama orang tersebut, tetapi dia juga tahu orang itu harus tetap menjalani hidup.

Dan mungkin itulah bentuk perpisahan yang paling sulit:

bukan ketika kita berhenti mencintai seseorang, tetapi ketika kita masih mencintainya dan sadar bahwa kita tidak bisa lagi berjalan bersamanya.

Lagu ini juga membuat gue berpikir bahwa kita sering terlalu fokus mengejar sesuatu yang besar.

Padahal pada akhirnya, mungkin yang paling kita rindukan justru hal-hal sederhana:

ngobrol sebelum tidur, minum kopi, berjalan bersama, bercanda, atau sekadar punya seseorang yang bisa membuat hari terasa lebih ringan.

Karena ketika semuanya berakhir, yang tersisa bukan pencapaian sebanyak apa yang kita punya.

Yang tersisa adalah kenangan tentang siapa yang pernah kita cintai dan bagaimana kita pernah menjalani hidup bersama mereka.


Fakta Lagu yang Relevan

“Death Bed (Coffee for Your Head)” merupakan lagu Powfu yang menampilkan vokal dari beabadoobee.

Lagu ini dikenal luas karena perpaduan antara produksi lo-fi/hip-hop yang santai dengan cerita yang sangat emosional mengenai kematian dan perpisahan.

Salah satu karakter unik lagu ini adalah penggunaan potongan melodi dari lagu “Coffee” milik beabadoobee, yang kemudian menjadi bagian penting dari identitas musikal lagu tersebut.

Kontras antara musik yang terdengar ringan dan lirik yang membahas kematian menjadi salah satu alasan lagu ini terasa begitu kuat.

Lagu ini juga banyak dipahami sebagai lagu tentang kehilangan, cinta, kenangan, dan menerima kenyataan bahwa seseorang yang kita cintai mungkin harus melanjutkan hidup tanpa kita.


Lirik Lagu

[Intro: beabadoobee]
Don't stay awake for too long, don't go to bed
Jangan terjaga terlalu lama, jangan pergi tidur
I'll make a cup of coffee for your head
Aku akan membuatkan secangkir kopi untuk kepalamu
It'll get you up and going out of bed
Itu akan membuatmu bangun dan pergi dari tempat tidur

[Verse 1: Powfu]
Yeah, I don't wanna fall asleep, I don't wanna pass away
Ya, Aku tidak ingin tertidur, Aku tidak ingin melewatkan waktu
I been thinking of our future 'cause I'll never see those days
Aku telah memikirkan masa depan kita karena Aku tidak akan pernah melihat hari-hari itu
I don't know why this has happened, but I probably deserve it
Aku tidak tahu mengapa ini terjadi, tetapi Aku mungkin pantas menerimanya
I tried to do my best, but you know that I'm not perfect
Aku mencoba melakukan yang terbaik, tetapi Kamu tahu bahwa Aku tidak sempurna
I been praying for forgiveness, you've been praying for my health
Aku telah berdoa untuk pengampunan, Kamu telah berdoa untuk kesehatanku
When I leave this earth, hopin' you'll find someone else
Ketika Aku meninggalkan dunia ini, berharap Kamu akan temukan orang lain
'Cause yeah, we still young, there's so much we haven't done
Karena ya, Kita masih muda, ada banyak hal yang belum Kita lakukan
Getting married, start a family, watch your husband with his son
Menikah, memulai keluarga, merawat suamimu dan putranya
I wish it could be me, but I won't make it out this bed
Aku berharap itu bisa terjadi padaku, tetapi Aku tidak akan bisa keluar dari tempat tidur ini
I hope I go to heaven so I see you once again
Aku berharap aku pergi ke surge sehingga aku bisa bertemu Kamu sekali lagi
My life was kinda short, but I got so many blessings
Hidupku agak singkat, tetapi Aku mendapatkan banyak berkah
Happy you were mine, it sucks that it's all ending
Senang Kamu menjadi milikku, itu menyebabkan kalau semuanya berakhir

[Chorus: beabadoobee, Powfu, beabadoobee & Powfu]
Don't stay awake for too long, don't go to bed
Jangan terjaga terlalu lama, jangan pergi tidur
 I'll make a cup of coffee for your head
Aku akan membuat secangkir kopi untuk kepalamu
It'll get you up and going out of bed (Yeah, ayy)
Itu akan membuatmu terjaga dan pergi ke tempat tidur
Don't stay awake for too long, don't go to bed
Jangan terjaga terlalu lama, jangan pergi tidur
 I'll make a cup of coffee for your head
Aku akan membuat secangkir kopi untuk kepalamu
It'll get you up and going out of bed (Ayy, yeah)
Itu akan membuatmu terjaga dan pergi ke tempat tidur


 [Verse 2: Powfu]
I'm happy that you here with me, I'm sorry if I tear up
Aku senang bahwa kamu di sini bersamaku, Aku minta maaf jika Aku menangis
When me and you were younger, you would always make me cheer up
Ketika Aku dan Kamu masih muda, Kamu akan selalu membuatku gembira
Taking goofy videos and walking through the park
Membuat video konyol dan berjalan melewati taman
You would jump into my arms every time you heard a bark
Kamu akan melompat ke pelukanku setiap kali Kamu mendengar gonggongan
Cuddle in your sheets, sing me sound asleep
Memeluk sepraimu, bernyanyi sampai tertidur lelap
And sneak out through your kitchen at exactly 1:03
Aku menyelinap keluar melalui dapurmu tepat pada 1.03
Sundays, went to church, on Mondays, watched a movie
Hari minggu pergi ke gereja, pada hari senin menonton film
Soon you'll be alone, sorry that you have to lose me
Kamu akan segera sendirian, maaf kamu harus kehilanganku

[Chorus: beabadoobee, Powfu, beabadoobee & Powfu] 4x
Don't stay awake for too long, don't go to bed
Jangan terjaga terlalu lama, jangan pergi tidur
 I'll make a cup of coffee for your head
Aku akan membuat secangkir kopi untuk kepalamu
It'll get you up and going out of bed
Itu akan membuatmu terjaga dan pergi ke tempat tidur
Don't stay awake for too long, don't go to bed
Jangan terjaga terlalu lama, jangan pergi tidur
 I'll make a cup of coffee for your head
Aku akan membuat secangkir kopi untuk kepalamu
It'll get you up and going out of bed
Itu akan membuatmu terjaga dan pergi ke tempat tidur

[Outro: beabadoobee]
Don't stay awake for too long, don't go to bed
Jangan terjaga terlalu lama, jangan pergi tidur
 I'll make a cup of coffee for your head
Aku akan membuat secangkir kopi untuk kepalamu
It'll get you up and going out of bed
Itu akan membuatmu terjaga dan pergi ke tempat tidur


Tentang Pensil Karyaku

Pensil Karyaku hadir untuk membahas makna, pesan, dan cerita di balik berbagai lagu yang mungkin sering kita dengarkan, tetapi belum tentu kita pahami lebih dalam.

Lewat setiap tulisan, kita mencoba melihat sebuah lagu bukan hanya dari melodinya, tetapi juga dari cerita, pengalaman, pesan sosial, kehidupan, dan perasaan yang mungkin terkandung di dalamnya.

Karena terkadang, satu lagu bisa memiliki makna yang berbeda bagi setiap orang.


Yuk, Ikut Berdiskusi

Menurut kalian, apa yang sebenarnya paling menyakitkan dari lagu “Death Bed”?

Apakah tentang kematian, kehilangan orang yang dicintai, atau tentang masa depan yang tidak sempat dijalani?

Dan kalau kalian melihat kembali kehidupan sendiri, apakah ada hal-hal sederhana yang sekarang terasa biasa tetapi sebenarnya sangat berharga?

Tulis pendapat kalian di kolom komentar. Siapa tahu, satu cerita dari kalian bisa membuat orang lain melihat lagu ini dari sudut pandang yang berbeda.


Tidak ada komentar: