Rabu, 16 Oktober 2019

Makna Lagu Austin French – Why God


Austin French - Why God [Terjemahan]

Tentang Penyanyi

Austin French merupakan penyanyi dan penulis lagu Kristen asal Amerika Serikat yang dikenal melalui musik dengan tema iman, pergumulan hidup, pengharapan, dan hubungan manusia dengan Tuhan.

Karya-karyanya banyak mengambil pengalaman manusia yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk rasa takut, kehilangan, keraguan, dan kebutuhan untuk tetap percaya ketika keadaan tidak mudah dipahami.

Salah satu lagu yang menggambarkan sisi tersebut adalah “Why God”.


Tentang Lagu

“Why God” merupakan lagu yang berbicara tentang pertanyaan-pertanyaan besar yang sering muncul ketika manusia berhadapan dengan penderitaan.

Mengapa seseorang yang masih muda harus meninggal?

Mengapa hubungan yang pernah memiliki janji bisa berakhir?

Mengapa manusia bisa merasa begitu sendirian ketika sedang berjuang?

Lagu ini tidak mencoba memberikan jawaban sederhana atas semua pertanyaan tersebut.

Justru, kekuatan lagu ini ada pada pengakuan bahwa tidak semua hal dalam hidup bisa langsung dipahami.

Namun di tengah ketidakpahaman itu, narator tetap memilih untuk datang kepada Tuhan.

Karena itu, lagu ini bukan hanya tentang bertanya “Why God?”, tetapi juga tentang menemukan alasan untuk tetap berkata “I need You.”


Makna / Interpretasi Lagu

Menurut interpretasi gue, inti lagu ini adalah tentang iman yang tetap bertahan meskipun seseorang sedang berada di tengah pertanyaan yang tidak memiliki jawaban.

Lagu dibuka dengan pertanyaan tentang kematian seseorang yang masih muda.

Pertanyaan seperti ini terasa sangat manusiawi.

Ketika seseorang meninggal terlalu cepat, terutama ketika orang tersebut masih memiliki begitu banyak kemungkinan dalam hidupnya, sulit bagi manusia untuk tidak bertanya:

“Kenapa harus dia?”

Begitu juga dengan hubungan.

Sebuah janji dan cincin yang seharusnya menjadi simbol komitmen bisa berubah menjadi sesuatu yang rusak.

Sebuah hubungan yang awalnya terasa akan berjalan jauh ternyata memiliki jalan yang terlalu berat untuk dilalui.

Di sini lagu memperlihatkan bahwa penderitaan tidak hanya datang dari kematian.

Kehilangan juga bisa berbentuk hubungan yang berakhir, harapan yang hancur, atau perjalanan hidup yang tidak berjalan seperti yang direncanakan.

Kemudian muncul kalimat penting:

“I don't understand, but I understand.”

Menurut gue, ini adalah pusat dari keseluruhan lagu.

Narator mengakui bahwa dirinya tidak memahami mengapa semua hal tersebut harus terjadi.

Tetapi ada satu hal yang dia pahami:

dia membutuhkan Tuhan.

Ini menarik karena lagu tidak mengatakan bahwa iman berarti kita harus mempunyai semua jawabannya.

Justru sebaliknya.

Iman dalam lagu ini muncul ketika seseorang berkata:

Gue nggak ngerti kenapa ini terjadi, tapi gue tetap memilih untuk datang kepada-Mu.

Bagian ketika narator berlari menuju pelukan Tuhan berulang kali juga menggambarkan bahwa Tuhan menjadi tempat kembali ketika kehidupan terasa terlalu berat.

Bukan karena semua masalah langsung hilang.

Tetapi karena dia merasa tidak harus melewati semuanya sendirian.


Tema yang Dibahas

Pertanyaan tentang Kematian

Salah satu pertanyaan terbesar dalam lagu ini adalah tentang kematian yang datang terlalu cepat.

Ketika seseorang yang masih muda meninggal, manusia sering kali kesulitan menerima kenyataan tersebut.

Ada rasa tidak adil karena kehidupan yang seharusnya masih panjang tiba-tiba berhenti.

Lagu ini tidak memberikan penjelasan mengapa hal tersebut terjadi.

Dan menurut gue, justru di situlah kekuatannya.

Karena terkadang manusia memang hanya memiliki pertanyaan tanpa jawaban.

Kehilangan dalam Hubungan

Lagu ini juga membahas bentuk kehilangan yang berbeda melalui gambaran tentang janji dan cincin yang akhirnya menjadi sesuatu yang rusak.

Ini bisa menggambarkan hubungan yang berakhir setelah sebelumnya memiliki harapan besar.

Sebuah janji yang dulu terasa kuat ternyata tidak selalu mampu bertahan menghadapi perjalanan hidup.

Dengan demikian, lagu ini menunjukkan bahwa patah hati juga bisa menjadi pengalaman spiritual.

Ketika hubungan manusia gagal, seseorang bisa kembali mencari kekuatan kepada Tuhan.

Kesepian di Tengah Perjuangan

Ada bagian yang menggambarkan manusia yang menjalani hari demi hari sambil berusaha melewati rasa sakit dan tetap berharap.

Menurut gue, ini menggambarkan jenis kesepian yang tidak selalu terlihat dari luar.

Seseorang bisa berada di tengah banyak orang tetapi tetap merasa sendirian karena hanya dirinya yang benar-benar tahu seberapa berat perjuangan yang sedang dijalani.

Pertanyaannya kemudian berubah dari “kenapa ini terjadi?” menjadi “bagaimana gue bisa terus bertahan?”

Iman di Tengah Keraguan

Menurut gue, lagu ini menarik karena tidak menggambarkan iman sebagai sesuatu yang bebas dari keraguan.

Justru ada pertanyaan yang sangat besar di sepanjang lagu.

Kenapa?

Kenapa harus seperti ini?

Kenapa Tuhan membiarkan rasa sakit terjadi?

Tetapi setelah semua pertanyaan itu, narator tetap berkata bahwa dirinya membutuhkan Tuhan.

Artinya, bertanya tidak selalu berarti kehilangan iman.

Seseorang bisa merasa bingung, kecewa, bahkan tidak memahami keadaan, tetapi tetap memilih untuk percaya.

Tuhan sebagai Tempat Kembali

Metafora tentang berlari ke dalam pelukan Tuhan memberikan gambaran tentang Tuhan sebagai tempat perlindungan.

Ketika manusia sudah tidak tahu harus mencari jawaban ke mana, dia kembali kepada Tuhan.

Yang menarik, lagu tidak mengatakan bahwa setelah berlari kepada Tuhan semua pertanyaan langsung terjawab.

Yang ditemukan justru adalah rasa bahwa Tuhan tetap berada di sisi narator.

Jadi yang diberikan bukan selalu jawaban, tetapi kehadiran.

Harapan di Tengah Rasa Sakit

Meskipun lagu ini banyak membahas kematian, patah hati, kesepian, dan rasa sakit, sebenarnya ada unsur harapan yang sangat kuat.

Narator masih berharap.

Masih berusaha.

Masih mencari Tuhan.

Bahkan ketika hatinya hancur, dia masih percaya bahwa dirinya tidak sendirian.

Menurut gue, ini menunjukkan bahwa harapan tidak selalu berarti kita yakin semuanya akan baik-baik saja.

Kadang harapan hanya berarti:

“Gue belum tahu bagaimana akhirnya, tapi gue akan terus berjalan.”


Pendapat / Analisis

Menurut gue, “Why God” bukan lagu yang mencoba menjawab pertanyaan tentang kenapa manusia harus mengalami penderitaan.

Justru lagu ini mengakui bahwa ada pertanyaan yang mungkin tidak akan pernah bisa kita jawab sepenuhnya.

Dan menurut gue, itu yang membuatnya terasa manusiawi.

Kita sering menganggap orang yang beriman harus selalu kuat, selalu yakin, dan tidak boleh mempertanyakan keadaan.

Padahal ketika seseorang kehilangan orang yang dicintai, mengalami kegagalan hubungan, atau menghadapi sesuatu yang sangat menyakitkan, wajar kalau muncul pertanyaan:

“Tuhan, kenapa?”

Menurut gue, pertanyaan itu tidak selalu menunjukkan bahwa seseorang menjauh dari Tuhan.

Kadang justru karena dia masih percaya kepada Tuhan, makanya dia bertanya kepada-Nya.

Ada perbedaan antara berkata “Aku tidak percaya” dan berkata “Aku tidak mengerti, Tuhan. Tolong aku.”

Dan lagu ini menurut gue berada di titik kedua.

Bagian “I don't understand, but I understand” terasa seperti bentuk penerimaan yang sangat dalam.

Gue mungkin nggak ngerti kenapa seseorang harus pergi.

Gue mungkin nggak ngerti kenapa hubungan yang sudah diperjuangkan harus berakhir.

Gue mungkin nggak ngerti kenapa hidup harus terasa sesakit ini.

Tapi gue mengerti bahwa gue membutuhkan tempat untuk bersandar.

Dan bagi narator, tempat itu adalah Tuhan.

Menurut gue, bagian paling kuat dari lagu ini justru ada di akhir.

Dia masih berada “in the why”.

Artinya, semua pertanyaan itu belum tentu selesai.

Masih ada “kenapa”.

Masih ada rasa sakit.

Masih ada hal yang belum dipahami.

Tapi di tengah semua itu, dia percaya bahwa Tuhan tetap berada di sisinya.

Buat gue, ini memberikan pesan yang cukup kuat:

iman bukan selalu tentang memiliki jawaban, tetapi tentang tetap memiliki tempat untuk kembali ketika kita tidak punya jawaban.


Fakta Lagu yang Relevan

  • “Why God” merupakan lagu Austin French yang mengangkat tema pergumulan iman dan pertanyaan manusia ketika menghadapi penderitaan.
  • Lagu ini menggunakan pertanyaan sederhana seperti “Why God?” sebagai benang merah untuk membahas kematian, hubungan yang berakhir, kesepian, rasa sakit, dan kebutuhan akan pengharapan.
  • Pesan utamanya tidak berfokus pada pemberian jawaban filosofis terhadap penderitaan, melainkan pada bagaimana seseorang tetap mencari Tuhan di tengah ketidakpahaman.
  • Pengulangan gagasan tentang berlari kembali kepada Tuhan dan menemukan-Nya di sisi narator memperkuat tema ketergantungan kepada Tuhan sebagai sumber penghiburan.
  • Lagu ini dapat terasa relevan bagi orang yang sedang menghadapi berbagai bentuk kehilangan karena tidak memaksakan bahwa semua rasa sakit harus segera memiliki penjelasan.

Lirik Lagu

 

[Verse 1]
Why God ?

Oh Tuhan, kenapa ?

Do people have to die ?

Apakah orang-orang harus mati ?

A daughter or a son
Anak perempuan atau anak laki-laki

Sudden and so young
Tiba-tiba dan begitu muda

Long before their time ?
Jauh sebelum waktu mereka ?


[Verse 2]
Why God ?
Oh Tuhan, kenapa ?

Do people fall apart?

Apakah orang-orang berantakan?
A promise and a ring

Sebuah janji dan sebuah cincin
Becomes a broken thing

Menjadi hal yang rusak
A road that got too hard?

Jalan yang terlalu sulit?

 

[Pre-Chorus]
I don't understand

Aku tidak mengerti
But I understand
Tapi Aku mengerti


[Chorus 1]
Why God, I need You

Ya Tuhan, Aku butuh Engkau

It's why God, I run to Your arms

Itu sebabnya Tuhan, Aku berlari ke pelukan-Mu
Over and over again

Lagi dan lagi
It's why God, I cling to Your love

Itu sebabnya Tuhan, Aku berpegang teguh pada cinta-Mu
And hold on for dear life

Dan bertahan seumur hidup
And I find, You are right by my side

Dan saya menemukan, Engkau benar berada di sisiku


[Verse 3]
Why God ?

Oh Tuhan, kenapa ?
Do we feel so alone?

Apakah kita merasa begitu sendirian ?
Every single day

Setiap hari
Fighting through the pain

Berjuang melewati rasa sakit
Hoping there is hope ?

Berharap ada harapan ?

[Pre-Chorus]
I don't understand

Aku tidak mengerti
But I understand

Tetapi Aku mengerti

[Chorus 1]

Why God, I need You

Ya Tuhan, Aku butuh Engkau
It's why God, I run to Your arms

Itu sebabnya Tuhan, Aku berlari ke pelukan-Mu
Over and over again

Lagi dan lagi
It's why God, I cling to Your love

Itu sebabnya Tuhan, Aku berpegang teguh pada cinta-Mu
And hold on for dear life

Dan bertahan seumur hidup
And I find, You are right by my side, ooh...

Dan Aku menemukan, Engkau benar berada di sisiku, ooh ...

[Bridge]
Give me a faith stronger than I have

Berilah Aku iman yang lebih kuat dari yang Aku miliki
I need to know when it hurts this bad

Aku perlu tahu ketika sakitnya seburuk ini
That You hold my heart when it breaks

Bahwa Engkau memegang hatiku ketika rusak
And I'm not alone in this pain

Dan Aku tidak sendirian dalam rasa sakit ini

[Chorus 2]
That's why God, I need You

Itu sebabnya Tuhan, Aku butuh Engkau
Why God, I run to Your arms

Ya Tuhan, Aku berlari ke pelukan-Mu

Over and over again

Lagi dan lagi
It's why God, I cling to Your love

Itu sebabnya Tuhan, Aku berpegang teguh pada cinta-Mu
And hold on for dear life

Dan bertahan seumur hidup
And I find You are right by my side

Dan Aku menemukan, Engkau benar berada di sisiku
Always right by my side

Selalu di sisiku
Even here,

Bahkan di sini,

In the why, God ?

Mengapa, Tuhan ?


Tentang Pensil Karyaku

Pensil Karyaku hadir untuk membahas makna, pesan, dan cerita di balik berbagai lagu yang mungkin sering kita dengarkan, tetapi belum tentu kita pahami lebih dalam.

Lewat setiap tulisan, kita mencoba melihat sebuah lagu bukan hanya dari melodinya, tetapi juga dari cerita, pengalaman, pesan sosial, kehidupan, dan perasaan yang mungkin terkandung di dalamnya.

Karena terkadang, satu lagu bisa memiliki makna yang berbeda bagi setiap orang.


Yuk, Ikut Berdiskusi

Menurut kalian, apakah seseorang boleh mempertanyakan Tuhan ketika sedang mengalami kehilangan atau penderitaan?

Apakah pertanyaan “Why God?” menurut kalian merupakan bentuk keraguan terhadap Tuhan, atau justru bisa menjadi bagian dari perjalanan iman seseorang?

Dan ketika kita menghadapi sesuatu yang benar-benar tidak bisa kita pahami, mana yang lebih penting: mendapatkan jawaban atau mengetahui bahwa kita tidak sendirian dalam melewatinya?

Kalau kalian pernah berada dalam situasi di mana hanya bisa bertanya “kenapa Tuhan?”, apa yang akhirnya membantu kalian untuk tetap bertahan?

Tulis pendapat kalian di kolom komentar. Karena mungkin, pertanyaan yang sama ternyata pernah dirasakan oleh banyak orang dengan cerita yang berbeda.

 

2 komentar:

Penggemar Musik mengatakan...

Lirik lagunya keren,, maknanya sangat dalam bangeeetz

Penggemar Musik mengatakan...

Lirik lagunya keren,, maknanya sangat dalam bangeeetz