Nosstress - Saling Bantu
Makna Lagu Nosstress - Saling Bantu
Tentang Penyanyi
Nosstress merupakan grup musik asal Bali yang dikenal dengan musik folk
dan akustik serta lirik-lirik yang banyak membicarakan kehidupan, lingkungan,
persoalan sosial, dan hubungan antarmanusia.
Dalam banyak karyanya, Nosstress tidak hanya mengajak pendengar
menikmati musik, tetapi juga mengajak melihat kembali berbagai keadaan yang
terjadi di sekitar. Liriknya sering menggunakan bahasa yang sederhana sehingga
pesan yang disampaikan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Tentang Lagu
“Saling Bantu” merupakan single Nosstress yang dirilis pada 4 Juni 2020
dengan durasi sekitar 4 menit. Video musik resminya dipublikasikan pada 29 Mei
2020.
Lagu ini lahir dalam suasana pandemi COVID-19. Dalam keterangan video
resminya, Nosstress menjelaskan bahwa pandemi membuat masyarakat mengalami
bencana yang sama, tetapi tingkat penderitaan yang dirasakan setiap orang
berbeda-beda.
Pada saat yang sama, berkurangnya aktivitas manusia membuat kondisi bumi
terasa membaik. Karena itu, lagu ini membawa gagasan tentang pentingnya
solidaritas dan saling membantu agar manusia dapat melewati situasi sulit
bersama-sama.
Lagu dan liriknya dikreditkan kepada Man Angga, sedangkan aransemen
dikerjakan oleh Nosstress featuring Fendy Rizk.
Makna/Interpretasi Lagu
Menurut gue, “Saling Bantu” bukan sekadar lagu tentang pandemi, tetapi
juga tentang bagaimana manusia seharusnya bersikap ketika menghadapi keadaan
yang sulit secara bersama-sama.
Bagian awal lagu langsung menggambarkan bahwa semua orang sedang
mengalami bencana yang sama. Namun, penderitaan yang dirasakan tidak selalu
sama.
Ada orang yang mungkin masih bisa bertahan dengan cukup baik, sementara
orang lain harus berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan hidup dan bertahan
dalam keadaan yang tidak pasti.
Karena itulah muncul ajakan untuk saling membantu.
Lagu ini seperti mengingatkan bahwa dalam kondisi sulit, manusia tidak
bisa hanya memikirkan keselamatan dirinya sendiri. Ada orang lain di sekitar
yang mungkin membutuhkan bantuan.
Kemudian muncul bagian yang menurut gue menjadi inti dari lagu:
“Manusia memang sedang terpuruk, tetapi tidak kemanusiaan.”
Kalimat ini menarik karena membedakan antara kondisi manusia dengan
nilai kemanusiaan.
Manusia boleh sedang berada dalam keadaan sulit, tetapi rasa peduli,
solidaritas, dan keinginan untuk membantu sesama tidak harus ikut hilang.
Justru ketika keadaan semakin sulit, kemanusiaan bisa terlihat melalui
tindakan-tindakan sederhana.
Kemudian lagu membawa kita pada sisi lain dari pandemi: bumi sedang
membaik.
Ketika aktivitas manusia berkurang, tekanan terhadap lingkungan juga
ikut berkurang. Nosstress menggunakan keadaan tersebut sebagai refleksi bahwa
hubungan manusia dengan bumi memang memiliki dampak yang nyata.
Pada bagian akhir, lagu kemudian berubah menjadi sebuah harapan.
Manusia diharapkan dapat kembali membaik, sementara bumi diharapkan
tidak lagi merana. Jadi, pemulihan yang dibayangkan bukan hanya pemulihan
manusia, tetapi juga pemulihan hubungan manusia dengan lingkungan.
Tema yang Dibahas
Beberapa tema utama dalam “Saling Bantu” antara lain:
- Solidaritas — manusia perlu saling
membantu ketika menghadapi keadaan sulit.
- Kemanusiaan — kondisi sulit tidak
seharusnya menghilangkan rasa peduli kepada sesama.
- Pandemi dan bencana — menggambarkan
situasi masyarakat ketika menghadapi COVID-19.
- Ketimpangan penderitaan — meskipun
menghadapi bencana yang sama, setiap orang dapat mengalami dampak yang
berbeda.
- Kepedulian terhadap bumi — kondisi
lingkungan menjadi bagian dari refleksi lagu.
- Pemulihan — adanya harapan agar manusia
dan bumi sama-sama bisa membaik.
- Kebersamaan — masalah yang besar terasa
lebih mungkin dihadapi ketika manusia tidak berjalan sendiri.
Pendapat/Analisis
Menurut gue, kekuatan utama lagu ini ada pada satu gagasan sederhana: ketika
keadaan sulit, jangan sampai manusia kehilangan kemanusiaannya.
Pandemi memang menjadi latar belakang lagu, tetapi pesannya sebenarnya
bisa diterapkan pada banyak situasi lain.
Bencana alam, krisis ekonomi, masalah sosial, atau keadaan sulit lainnya
bisa membuat orang sibuk menyelamatkan dirinya sendiri. Namun lagu ini
mengingatkan bahwa masih ada orang lain yang mungkin berada dalam kondisi jauh
lebih sulit.
Yang menarik adalah Nosstress tidak hanya melihat pandemi dari sisi
manusia.
Ada satu ironi yang terasa cukup kuat: ketika manusia sedang terpuruk
karena aktivitasnya berhenti, bumi justru menunjukkan tanda-tanda membaik.
Hal tersebut membuat lagu ini terasa seperti sebuah refleksi. Mungkin
selama ini manusia terlalu banyak mengambil dari bumi tanpa memberikan waktu
bagi alam untuk memulihkan diri.
Menurut gue, bagian akhirnya juga penting karena lagu tidak berhenti
pada kondisi pandemi. Ada harapan agar manusia “kembali membaik” dan bumi tidak
lagi menderita.
Jadi, yang diharapkan bukan sekadar kembali ke kehidupan seperti sebelum
bencana, tetapi belajar dari keadaan yang sudah terjadi.
Bagi gue, pesan paling kuatnya adalah: membantu sesama dan menjaga bumi
bukan sesuatu yang hanya diperlukan ketika sedang krisis. Keduanya seharusnya
menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Fakta Lagu yang Relevan
- Judul: “Saling Bantu”
- Penyanyi: Nosstress
- Rilis: 4 Juni 2020.
- Durasi: sekitar 4 menit 4 detik menurut Spotify; Apple Music
mencatat sekitar 4 menit.
- Video musik resmi: dipublikasikan pada 29 Mei 2020 melalui kanal
resmi Nosstress.
- Penulis lagu dan lirik: Man Angga.
- Aransemen: Nosstress featuring Fendy Rizk.
- Video resmi lagu ini mendokumentasikan berbagai kegiatan
solidaritas selama pandemi, termasuk gerakan bantuan untuk tenaga
kesehatan dan kegiatan berbagi makanan.
- Nosstress secara resmi menjelaskan bahwa lagu ini lahir dari
situasi pandemi dan mengangkat pentingnya saling membantu karena dampak
bencana tidak dirasakan semua orang dengan cara yang sama.
Lirik Lagu
Kita
sedang alami bencana yang sama
Namun derita yang terasa jauh berbeda
Banyak yang terlunta tengah berjuang untuk bertahan
Kita
tak mampu menerkakan berapa lama
Sembunyi dari bencana mampukah bertahan
Saling bantu manusia usaikan harap pada kuasa
Manusia
memang sedang terpuruk
Tetapi tidak kemanusiaan
Manusia memang sedang terpuruk
Tapi bumi sedang membaik
Hu
Hu
Kita
tak mampu menerkakan berapa lama
Sembunyi dari bencana mampukah bertahan
Saling bantu manusia usaikan harap pada kuasa
Manusia
memang sedang terpuruk
Tetapi tidak kemanusiaan
Manusia memang sedang terpuruk
Tapi bumi sedang membaik
Tiba
saatnya
Manusia kembali membaik
Semoga bumi
Tak merana lagi
Mari belajar membaik
Bersama
Usaikan
harap pada kuasa
Mari saling membantu
Manusia
Tentang Pensil Karyaku
Pensil Karyaku merupakan ruang berbagi tulisan seputar musik, lirik
lagu, makna lagu, serta berbagai karya menarik lainnya.
Melalui artikel-artikel di sini, kita tidak hanya membahas sebuah lagu
dari liriknya, tetapi juga mencoba memahami pesan, cerita, dan sudut pandang
yang ada di balik sebuah karya.
Semoga setiap tulisan yang dibagikan bisa menjadi teman untuk menikmati
musik sekaligus membuka ruang untuk melihat sebuah lagu dari perspektif yang
berbeda.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar