Rabu, 01 Januari 2020

Makna Lagu Billie Eilish – Everything I Wanted

Billie Eilish - Everything I Wanted [Terjemahan]

Tentang Penyanyi

Billie Eilish merupakan penyanyi dan penulis lagu asal Amerika Serikat yang dikenal dengan karya-karya yang sangat personal, introspektif, dan sering mengeksplorasi sisi gelap kehidupan manusia.

Bersama kakaknya, FINNEAS, Billie banyak menciptakan lagu yang membahas kecemasan, tekanan hidup, hubungan, identitas diri, kesepian, serta bagaimana seseorang menghadapi ekspektasi dari lingkungan sekitar.

“everything i wanted” merupakan salah satu lagu yang terasa sangat personal karena menggambarkan kontradiksi antara kesuksesan dan kondisi emosional seseorang.

Di satu sisi, seseorang bisa mendapatkan hampir semua hal yang selama ini diinginkan.

Namun di sisi lain, pencapaian tersebut tidak otomatis membuat seseorang merasa bahagia atau aman.


Tentang Lagu

“everything i wanted” dimulai dengan sebuah mimpi.

Tokoh dalam lagu bermimpi bahwa dirinya mendapatkan semua yang diinginkan.

Namun ternyata mimpi tersebut berubah menjadi sesuatu yang mengerikan.

Ia merasa seolah-olah tidak ada seorang pun yang peduli ketika dirinya jatuh.

Tidak ada yang menangis.

Tidak ada yang memperhatikan.

Tidak ada yang benar-benar peduli.

Kemudian ketika ia terbangun, ada seseorang yang masih bersamanya.

Seseorang yang memberikan rasa aman dan mengatakan bahwa selama dirinya masih ada, tidak ada yang bisa menyakiti tokoh tersebut.

Menurut gue, inti lagu ini bukan tentang mendapatkan segala sesuatu.

Justru lagu ini mempertanyakan:

Apa gunanya mendapatkan semuanya kalau pada akhirnya kita tetap merasa sendirian?


Makna / Interpretasi Lagu

Menurut interpretasi gue, “everything i wanted” berbicara tentang sisi gelap dari kesuksesan, tekanan dari penilaian orang lain, dan kebutuhan akan seseorang yang bisa membuat kita merasa aman ketika kita sendiri sudah tidak mampu melihat nilai diri kita.

Bagian awal tentang mendapatkan semua yang diinginkan justru berubah menjadi mimpi buruk.

Ini menunjukkan bahwa sesuatu yang dari luar terlihat seperti keberhasilan belum tentu terasa seperti keberhasilan bagi orang yang menjalaninya.

Ada ekspektasi bahwa ketika seseorang sudah terkenal atau sukses, hidupnya pasti menjadi lebih mudah.

Padahal tekanan yang datang setelahnya bisa semakin besar.

Ada lebih banyak orang yang memperhatikan.

Lebih banyak orang yang memberikan opini.

Lebih banyak ekspektasi.

Dan akhirnya muncul rasa takut mengecewakan semua orang.

Bagian ketika tokoh merasa tidak ada seorang pun yang peduli terhadap kejatuhannya juga bisa dibaca sebagai ketakutan yang sangat dalam:

bagaimana kalau semua pencapaian yang kita punya ternyata tidak membuat kita benar-benar berarti bagi siapa pun?

Namun kemudian ada perubahan.

Ketika ia bangun dari mimpi tersebut, ia melihat seseorang yang masih bersamanya.

Dan kalimat tentang seseorang yang akan melindunginya menjadi pusat emosional lagu.

Menurut gue, orang tersebut dapat dimaknai sebagai sosok yang memberikan rasa aman emosional.

Seseorang yang tidak menilai dirinya berdasarkan pencapaian.

Tidak peduli seberapa terkenal atau berhasil dirinya.

Yang penting adalah dirinya sebagai manusia.


Tema yang Dibahas

Kesuksesan yang Tidak Selalu Membawa Kebahagiaan

Judulnya sendiri sudah memberikan sebuah ironi.

“Everything I wanted.”

Ia mendapatkan semuanya.

Tetapi semuanya justru terasa seperti mimpi buruk.

Menurut gue, ini menunjukkan bahwa pencapaian tidak selalu menyelesaikan masalah emosional.

Seseorang bisa mendapatkan pekerjaan impian, uang, popularitas, atau pengakuan.

Tetapi kalau di dalam dirinya masih ada rasa takut, kesepian, dan tidak percaya diri, semua pencapaian itu belum tentu membuatnya merasa utuh.

Rasa Tidak Berharga

Salah satu bagian paling menyakitkan adalah ketika tokoh merasa bahwa tidak ada seorang pun yang peduli terhadap dirinya.

Ini menunjukkan adanya ketakutan bahwa keberadaannya sebenarnya tidak penting.

Yang lebih menarik, masalah tersebut tidak selalu berasal dari kenyataan.

Kadang rasa tidak berharga muncul karena cara seseorang melihat dirinya sendiri.

Dan ketika seseorang sudah memiliki pandangan negatif terhadap dirinya, komentar orang lain bisa terasa jauh lebih menyakitkan.

Tekanan dari Ekspektasi Orang Lain

Ada perasaan bahwa semua orang menginginkan sesuatu darinya.

Ini menggambarkan beban ketika seseorang mulai menjadi pusat perhatian.

Semakin banyak orang yang berharap sesuatu dari kita, semakin besar ketakutan untuk mengecewakan mereka.

Akhirnya kita tidak lagi bertanya:

“Apa yang gue mau?”

Tetapi malah:

“Apa yang orang lain mau dari gue?”

Menurut gue, ini bisa membuat seseorang kehilangan dirinya sendiri.

Kritik yang Menjadi Luka

Ada bagian ketika tokoh merasa seperti ingin berteriak tetapi kepalanya berada di bawah air.

Menurut gue, ini menggambarkan kondisi ketika seseorang ingin menyampaikan apa yang ia rasakan, tetapi seperti tidak memiliki ruang untuk melakukannya.

Ia mendengar berbagai komentar tentang dirinya.

Disebut lemah.

Dinilai.

Dikritik.

Dan semua perkataan tersebut akhirnya masuk ke dalam pikirannya.

Kalimat tentang apa yang akan terjadi jika orang-orang tahu bahwa perkataan mereka benar-benar masuk ke kepalanya menunjukkan betapa besar pengaruh ucapan orang lain terhadap dirinya.

Perlindungan dan Rasa Aman

Salah satu bagian paling hangat dalam lagu ini adalah ketika seseorang mengatakan bahwa selama dirinya masih ada, tidak ada yang bisa menyakiti tokoh utama.

Menurut gue, ini bukan berarti orang tersebut benar-benar bisa menghilangkan semua masalah.

Lebih kepada:

“Kalau dunia membuat lo merasa sendirian, setidaknya lo nggak sendirian ketika bersama gue.”

Dan terkadang itu sudah sangat berarti.

Kita tidak selalu membutuhkan seseorang yang bisa memperbaiki seluruh hidup kita.

Kadang kita cuma membutuhkan seseorang yang tetap berada di samping kita ketika semuanya sedang berantakan.

Belajar Melihat Diri Sendiri dengan Lebih Baik

Bagian tentang mengubah cara seseorang melihat dirinya sendiri merupakan pesan yang sangat penting.

Karena kadang masalahnya bukan hanya bagaimana orang lain melihat kita.

Masalahnya adalah bagaimana kita melihat diri sendiri setelah terlalu lama mendengar penilaian orang lain.

Kalau seseorang terus-menerus diberi tahu bahwa dirinya kurang baik, lama-lama ia bisa mempercayainya.

Karena itu, belajar melihat diri sendiri dengan lebih penuh kasih menjadi bagian dari proses penyembuhan.

Penyesalan dan Pertanyaan “Apakah Gue Akan Mengulanginya?”

Di bagian akhir, muncul pertanyaan:

Kalau sejak awal gue tahu semuanya, apakah gue akan melakukannya lagi?

Menurut gue, ini merupakan bentuk refleksi terhadap perjalanan yang sudah dilewati.

Ketika kita mengetahui konsekuensi dari sebuah keputusan, kita mungkin berharap bisa kembali ke masa lalu.

Tapi pertanyaan tersebut tidak selalu membutuhkan jawaban.

Kadang kita memang tidak bisa mengubah apa yang sudah terjadi.

Yang bisa dilakukan adalah memahami apa yang pengalaman tersebut ajarkan kepada kita.


Pendapat / Analisis

Menurut gue, kekuatan terbesar lagu ini ada pada kontradiksi antara judul dan isi ceritanya.

“Everything I wanted” seharusnya terdengar seperti kalimat bahagia.

Tapi ternyata mendapatkan semuanya justru menjadi mimpi buruk.

Dan menurut gue, itu relatable banget.

Karena kita sering berpikir:

“Kalau gue sudah mendapatkan ini, gue pasti bahagia.”

Lalu ketika akhirnya mendapatkannya, ternyata muncul masalah baru.

Target berikutnya.

Ekspektasi berikutnya.

Tekanan berikutnya.

Sampai akhirnya kita lupa bahwa dulu kita pernah berdoa untuk mendapatkan kehidupan yang sekarang kita jalani.

Menurut gue, lagu ini juga sangat kuat dalam membahas opini orang lain.

Ketika kita sudah terlalu sering mendengar komentar tentang diri sendiri, lama-lama suara orang lain bisa berubah menjadi suara di kepala kita sendiri.

Orang lain bilang kita lemah.

Lama-lama kita merasa memang lemah.

Orang lain bilang kita kurang.

Lama-lama kita merasa memang tidak pernah cukup.

Padahal belum tentu semuanya benar.

Dan di sinilah sosok “You” dalam lagu terasa penting.

Menurut gue, dia seperti seseorang yang membantu Billie atau tokoh dalam lagu mengingat bahwa nilai dirinya tidak ditentukan oleh apa yang dikatakan orang lain.

Gue juga suka bagian ketika tokohnya mengatakan bahwa kalau dia bisa mengubah cara orang tersebut melihat dirinya sendiri, mungkin dia tidak akan bertanya-tanya mengapa dirinya mendengar berbagai perkataan negatif.

Buat gue, ini dalam banget.

Karena terkadang orang yang paling kejam terhadap diri kita bukan orang lain.

Melainkan diri kita sendiri setelah terlalu lama mempercayai perkataan orang lain.

Dan menurut gue, pesan terbesar lagu ini bukan:

“Jangan mengejar kesuksesan.”

Tetapi:

“Jangan sampai kesuksesan membuat lo kehilangan diri sendiri.”

Karena pada akhirnya, punya semuanya tidak akan terasa berarti kalau kita tidak punya tempat yang membuat kita merasa aman.

Dan “You” dalam lagu ini menjadi simbol bahwa di tengah dunia yang terus menilai, terkadang satu orang yang benar-benar memahami kita bisa jauh lebih berarti daripada ribuan orang yang mengenal kita.


Fakta Lagu yang Relevan

  • “everything i wanted” merupakan lagu yang dibawakan oleh Billie Eilish dan ditulis serta diproduksi bersama kakaknya, FINNEAS.
  • Lagu ini dikenal sebagai salah satu karya Billie yang sangat personal dan reflektif.
  • Konsep utama lagu dibangun melalui sebuah mimpi yang awalnya terlihat seperti pencapaian besar, tetapi justru berubah menjadi pengalaman yang menakutkan.
  • Lagu mengeksplorasi tema kesuksesan, tekanan, penilaian publik, rasa tidak aman, kesehatan emosional, dan hubungan dengan orang yang memberikan dukungan.
  • Refrain tentang seseorang yang tetap berada di sisi tokoh utama menjadi kontras dengan bagian awal lagu yang menggambarkan kesendirian.
  • Salah satu pesan penting yang dapat ditarik adalah bahwa pencapaian dan pengakuan dari luar tidak selalu mampu memberikan rasa aman atau nilai diri dari dalam.

Lirik Lagu

 [Verse 1]

I had a dream
Aku bermimpi
I got everything I wanted
Aku mendapatkan semua yang Aku inginkan
Not what you’d think
Bukan apa yang Kamu pikirkan
And if I’m bein’ honest
Dan jika Aku jujur
It might’ve been a nighmare
Itu mungkin saja mimpi buruk
To
 anyone who might care
Untuk siapa saja yang mungkin peduli
Thought I could fly
Kupikir Aku bisa terbang
So I stepped off the golden, mm
Jadi aku turun dari emas
Nobody cried
Tidak ada yang menangis
Nobody even noticed
Tidak ada yang memperhatikan
I saw them standing right there
Aku melihat mereka berdiri di sana
Kinda thought they might care (Might care, might care)
Agaknya mereka mungkin peduli
 

[Pre-Chorus]
I had a dream
Aku bermimpi
I got everything I wanted
Aku mendapatkan semua yang Aku inginkan
But when I wake up, I see
Tetapi ketika Aku bangun, Aku melihat
You with me
Kamu bersamaku


[Chorus]
And you say, “As long as I'm here”, No one can hurt you
Dan Kamu bilang, “Selama Aku disini”, Tidak ada yang bisa menyakitimu
Don't wanna lie here
Jangan mau berbaring di sini
But you can learn to
Tapi Kamu bisa belajar
If I could change the way that you see yourself
Jika Aku bisa mengubah cara Kamu melihat diri sendiri
You wouldn't wonder why you’re here
Kamu tidak akan heran mengapa Kamu ada di sini
They don't deserve you
Mereka tidak pantas untukmu

[Verse 2]
I tried to scream
Aku mencoba berteriak
But my head was underwater
Tapi kepalaku di bawah air
They called me weak
Mereka menyebut Aku lemah
Like I'm not just somebody's daughter
Seolah Aku bukan hanya putri seseorang
Could been a nightmare
Bisa jadi mimpi buruk
But it felt like they were right there
Tapi rasanya mereka ada di sana
And it feels like yesterday was a year ago
Dan rasanya seperti kemarin setahun yang lalu
But I don't wanna let anybody know
Tapi Aku tidak ingin memberi tahu siapa pun
'Cause everybody wants something from me now
Karena semua orang menginginkan sesuatu dariku sekarang
And I don't wanna let 'em down
Dan Aku tidak ingin mengecewakan mereka


[Pre-Chorus]

I had a dream
Aku bermimpi
I got everything I wanted
Aku mendapatkan semua yang Aku inginkan
But when I wake up, I see
Tetapi ketika Aku bangun, Aku melihat
You with me
Kamu bersamaku


[Chorus]
And you say, “As long as I'm here”, No one can hurt you
Dan Kamu bilang, “Selama Aku disini”, Tidak ada yang bisa menyakitimu
Don't wanna lie here
Jangan mau berbaring di sini
But you can learn to
Tapi kamu bisa belajar
If I could change the way that you see yourself
Jika Aku bisa mengubah cara Kamu melihat diri sendiri
You wouldn't wonder why you’re here
Kamu tidak akan heran mengapa Kamu ada di sini
They don't deserve you
Mereka tidak pantas untukmu


[Outro]
If I knew it all then, would I do it again?
Jika Aku tahu semua itu, apakah Aku akan melakukannya lagi?
Would I do it again?
Akankah Aku melakukannya lagi?
If they knew what they said would go straight to my head
Jika mereka tahu apa yang mereka katakan akan langsung menuju kepalaku
What would they say instead?
Apa yang akan mereka katakan?
If I knew it all then, would I do it again?
Jika Aku tahu semua itu, apakah Aku akan melakukannya lagi?
Would I do it again?
Akankah Aku melakukannya lagi ?
If they knew what they said would go straight to my head
Jika mereka tahu apa yang mereka katakan akan langsung menuju kepalaku
What would they say instead?
Apa yang akan mereka katakan?


Tentang Pensil Karyaku

Pensil Karyaku hadir untuk membahas makna, pesan, dan cerita di balik berbagai lagu yang mungkin sering kita dengarkan, tetapi belum tentu kita pahami lebih dalam.

Lewat setiap tulisan, kita mencoba melihat sebuah lagu bukan hanya dari melodinya, tetapi juga dari cerita, pengalaman, pesan sosial, kehidupan, dan perasaan yang mungkin terkandung di dalamnya.

Karena terkadang, satu lagu bisa memiliki makna yang berbeda bagi setiap orang.


Yuk, Ikut Berdiskusi

Menurut kalian, apakah mendapatkan semua yang kita inginkan otomatis membuat kita bahagia?

Kenapa menurut kalian “everything i wanted” justru terasa seperti mimpi buruk bagi tokoh dalam lagu?

Pernah nggak kalian merasa terlalu memikirkan perkataan orang lain sampai akhirnya perkataan tersebut ikut mengubah cara kalian melihat diri sendiri?

Dan menurut kalian, seberapa penting sebenarnya memiliki satu orang yang tetap berada di sisi kita ketika dunia terasa terlalu berat?

Yuk, tulis pendapat kalian di kolom komentar dan kita diskusikan bareng.



Tidak ada komentar: